Minggu, 08 Januari 2012

Kenapa anak suka "banyak" bertanya ???

Assalammualaikum..
Banyak orang tua kayak kita nih, yang saling curhat.."napa ya, anak saya cerewet banget" atau "gimana ya caranya menghadapi anak yang suka banyak nanya?" atau "sukanya nanya mulu, bingung jawabnya" em atau banyak lagi pertanyaan yang senada..
Gimana solusinya ????
So, kebetulan anakku yang kedua "hobi" banget nanya..apa aja ditanyain, kadang bisa dijawab kadang kita "kalah" jawabnya. Pernah nih, beberapa ibu2 ngumpul ya curhatan masalah ini sih, jadi kesimpulannya bahwa para ibu ini pada gak tau cara menangani anak yang seperti itu. Cerewet gak hanya melanda anak perempuan, namun anak laki2 juga loh !!!
Kadang kalo kitanya siap dengan pertanyaan mereka ya it's ok jawabnya, tapi kalo kitanya sibuk dengan sesuatu/g mood maka jawabnya pasti lain dengan pertanyaan, misal nih "udah udah, mama sibuk" atau "tanya papa ya" (pengalihan tanggungjawab hihi)
Sebenernya sih kita "banyak" tahu tentang teori hadapi anak yang semacam itu, namanya juga anak cerdas jadi rasa penasarannya tinggi. Namun jika kita kurang jeli hadapi maka yang ada akan terjadi kitanya malas jawab pertanyaan mereka.
Mereka akan terasah dengan pertanyaan kritis, tajam bahkan yang konyol sekalipun. Coba deh kita hitung (kalo gak malas sih) berapa kali mereka bertanya sesuatu yang masuk akal/tidak masuk akal dalam sehari. Harusnya kita bikin jurnal pertanyaan mereka hehehe, biar kita lebih tahu bahwa anak2 kita itu anak cerdas, harapan bangsa, calon pemimpin yang jujur amanah (amin...) --** tuh kan emaknya yang heboh ternyata ?!
Kita disini gak bahas gimana cara hadapi anak2 seperti itu, namun kita share bagaimana cara kita untuk tetap pada jawaban yang mudah bagi mereka. Sekali kita ok, dua kali kita maklum dan ketiga kali kita sewot..hihhi. Apalagi kita yang paling paham bagaimana anak2 kita, sebenernya kita sangat tahu gimana cara menanganinya, kita ada kok ilmunya...CUMAN kadang kita "malas" menghadapi mereka. Kalo kita liat, pertanyaan mereka sebenernya lucu2 loh :) Kalo anakku yang besar biasa tanya begini "mi, brontosaurus kalo lawan stegosaurus menang mana ?" Hehehe. Nah, lain lagi ma anakku yang perempuan "mi, kenapa sih aku punya adik kok cuman 1 ?" Hah, wah kalo itu jawabnya gimana tuh ??? (--**sambil geleng2)
Nah ada yang bilang, kalo anak kritis atau banyak tanya itu, nurun dari orang tuanya ??? aku juga baca di status FB, bener gak sih ??? anggap bener, anak kita itu adalah cerminan kita :)
Yang paling penting adalah kita bangga akan anak2 yang sudah kita lahirkan dan besarkan. Biarkan mereka dengan segala "kelebihan" mereka namun selalu ada save control yang pas bagi mereka. Tiap anak lain, maka jangan pernah membandingkan dengan yang lain. Mereka adalah aset kita yang paling berharga :)
Sayangi anak kita dengan penuh cinta kasih..
Tetap semangat ya :)

Wassalam

Sabtu, 07 Januari 2012

Ketika cinta...(memanggil)

Assalammualaikum
Alhmdulillah, akhirnya...(tak bosan berucap syukur)

Apa yang aku miliki sekarang ? ada dan tiada, pastinya..hambar rasanya jika semua aku persembahkan pada dunia. Saat aku selalu berucap cinta pada orang terkasih, ada perasaan pedih, perasaan yang janggal, rasa yang begituuu...em apa ya namanya ?
Penyesalan itu selalu mengikuti, aku tahu bahwa itu benar. Aku memang mencintai laki2 yang menikahiku namun Cintaku padaMu juga tak kalah hebatnya, namun selalu "hilang" pada rasa. Entahlah apa sebabnya, padahal aku selalu berusaha untuk memberikan waktu yang lebih tapi mengapa selalu berjalan cepat ? Apa yang salah ? Apa yang kurang ?
DemiMu, ada terselip rasa berdosa saat aku berusaha mempercepat waktu ketika hanya berdua, waktu untukMu. Padahal aku tahu benar bahwa lautan kasihMu tak terhingga, pelukan rahmatMu juga sangat luar biasa, NikmatMu juga sangat besar adanya namun mengapa aku selalu "hilang". Aku ingin meleburkan diriku dengan semua KuasaMu.
Ampuni dan maafkan ya Rabb..
Sujudku mungkin cepat, doa2ku juga kurang panjang, AsmaMu mungkin kurang kusebut..apa yang kulakukan ini ? kurang peka terhadapMu. Aku, telah "sedikit" melupakanMu ya Rabb..lagu sedih akan selalu berkumandang, bukan lagu semangat untuk sekedar mengingatMu. Astaghfirullah...
Kenalkan aku kembali dengan rasa cinta itu, saat indah ketika bersamaMu seperti ketika aku bersama laki2 yang Kau ciptakan hanya untukku. Terpadu kalbu rindu yang menggebu, ketika cinta itu mengoda..pada Mu ya Rabb, Tuhanku Yang Maha Penyayang.
Ketika seseorang jatuh cinta (lagi) kepada orang sama, maka rasanya akan lebih istimewa. Ya Rabb, sekarang aku merasakan bahwa aku kembali merasakan nikmatnya jatuh cinta padaMu. Gemetar rasanya hati ini, perasaan yang sulit untuk dilukiskan. Namun cinta ini lebih simple, cinta ini lebih nikmat, hanya padaMu..
Rindu kalbu ini untuk memanggilMu, seperti berada dalam langitMu, melayang dan menari di iringi rasa syukur yang tiada terhingga.
Semoga cinta ini akan melekat hingga nafas ini Kau tiadakan, hingga ruh ini Kau hendaki lagi, sampai mata ini menutup dengan tenang, hingga seluruh badan ini menjadi dingin pada saatnya, sampai mulut ini akan berucap Lailahaillah untuk terakhir kalinya. Semoga aku bisa bertemu dan berjumpa denganMu ya Rabb..amin Ya Rabballalamin.
Rasa ini begitu indah sekarang, rasa yang hilang itu akhirnya kembali lagi, bersatu dengan jiwa yang lebih bersih, ketika cintaMu memanggil..akan membuatku yakin bahwa aku jatuh cinta (lagi) dan lagi..Subhanallah.
..cinta akan lebih abadi, jika kita tulus ikhlas menjalaninya..

Wassalam

Kamis, 05 Januari 2012

Surat Cinta (lagi) ^_^

Assalammualaikum !!!
yang baca wajib jawab..(walaikumsalam)
Sekali lagi, edisi kali ini surat cinta. Moga yang nulis gak (jangan) pernah bosen nulis ya apalagi yang baca hehe ya sekalian bwt inspirasi sapa tau lagi "broken" atau marahan ma suaminya, kan lumayan tuh hiburan hehe. Dan edisi rada beda, karena ini surat cinta bwt ku ^_^ dari my lovely shactz, em..

Jadi tepatnya siang waktu Beijing, abinya pulang kuliah dengan kaki berat karena banyaknya salju yang turun. Ostosmastis, cuaca adem dan "beku". Perjalanan dari kampus-dormintory (asrama kampus) itu lumayan sih untuk jalan kaki, banyak taman (katanya) dan ada danau yang tiba2 jadi ajang dolan ski (membayangkan kalo danau deket rumahku bisa beku, hihi). Entahlah, tiba2 aja abinya nulis "sesuatu" di atas salju, wah wah ternyata tulisannya I LOVE YOU UMI. Eng ing eng, jadilah foto tulisan INDAH itu di kirim (segera) ke imel ku, and you know what, its surprise for me..thx Shactz ^_^

Tau dong, gimana rasanya kita dapat sesuatu dari orang terkasih ? em rasanya gimana gitu, seneng aja dapat kejutan yang manis dari suami. Sesuatu yang tulus dari hati itu akan beda rasanya, meski sederhana namun itu akan berkelas, akan berdampak yang indah dalam hati, sebagai penyemangat. Mencintai seseorang dengan tulus akan berbuah kebahagiaan yang sangat luar biasa, cinta tidak memandang berapa umur pernikahan namun kwalitas dari suatu hubungan yang diridhai Allah Sang Pemilik Cinta.

Memang diperlukan bagi pasutri untuk menunjukkan ekspresi cintanya, yang datar juga bisa, yang sedang juga boleh atau dengan berlebihan ? em perlu juga. Karena kita membutuhkan rasa yang "istimewa". Itulah bedanya kita (sebagai istri) dengan wanita lain *_* em, coba saja rasakan (harus bedalah) Memang sesekali kita harus perlu pembuktian ke orang lain bahwa kita dengan suami baik2 saja, ini juga diperlukan untuk menghindari yang tidak perlu atau tidak penting. Dan sekali lagi, itu semua tergantung kita, mau milih yang mana ?

Surat cinta ini dibuat karena aku menyayangi laki2 sederhana ini, abinya anak2, seorang yang mampu menjaga dan membimbingku, sumber inspirasi dan semangatku, seorang yang bisa menjadi sahabat dan pengoreksi handal. Dia laki2 terhebat dalam hidupku, itu ceritaku...bagaimana dengan ceritamu ??

Seseorang akan terasa istimewa jika tidak ada di sisi, entah itu untuk sementara/selamanya. Maka dari itu, pergunakan waktu dan kesempatan untuk kita "mengabdi" padanya, mengasuh anak2nya, memberikan extra kenyamanan padanya, atau hal yang sederhana tapi itu indah, ah gak usah dibahas panjang dan lebar, kan itu ilmu katon (bahasa jawa) = ilmu yang bisa dipelajari. Mungkin sekarang belum perlu, tapi nanti itu ilmu yang paling penting saat kita butuhkan ^_^

Oke, selamat menikmati perjalanan pernikahan kita masing2 dengan hati yang bahagia dan jangan lupa bersyukur.
**-- tunggu umi ya Shactz di Beijing nanti (amin)

Wassalam

Senin, 26 Desember 2011

Bosan itu menyerang...

Assalammualaikum...
Sodara2...
Ini bukan status galau atau apapun itu namanya, tapi ini hanya catatan kecil dari "diam"...
Butuh pelajaran yang lebih, butuh rasa yang dalam, butuh seseorang yang bisa diandalkan...tapi nyatanya BOHONG !!! Kadang kita butuh rasa bosan, kadang kita butuh rasa muak, kadang kita butuh rasa minder, kadang kita butuh rasa pesimis, atau bahkan kita bukan seseorang yang bukan diri kita. Penyegaran ? em, kalo itu diperlukan kenapa tidak. Kita gak mau jadi orang yang munafik kan ? kita kan kadang gak mau menghargai orang lain sedangkan orang terus2an menindas kita. Kita harus membalas...
Apa yang perlu kita lakukan ? diam atau hanya menatap batin yang semakin "rendah". Memalukan jika kita mau mengakui bahwa kita orang baik, pintar, sholeh sedangkan hati kita penuh dengan pikiran licik. Kata lain mungkin itu hanya arogansi pribadi. Seseorang tidak akan termaafkan jika telah melakukan kesalahan, meskipun itu hanya kecil. Bohong jika dia tidak memikirkan itu. Itu akan bersifat abadi...
Apa bisa orang lain menolong kita ? jawabannya GAK BISA. Karena yang bisa itu diri sendiri...tapi jika itu tidak bisa juga...maka tunggulah "kematian surimu" sebagai pribadimu sekarang.
Apa gunanya hidup jika kita tidak "hidup" ?
Lakukan sesuatu yang biasa jangan yang luar bisa...
........
Wassalam

Minggu, 25 Desember 2011

Kumpulan sms terbaik .. ^_^

Assalammualaikum...
Sodara2, ya iseng aja nih...ide yang terbaru dalam penggodokan jadi posting kali ini hanya mefresh "otak" ku yang banyak ide...qeeqee...
So, ini ada (banyak) sms yang bersarang di hape-ku yang touch screen itu...(em...biasa aja kalee). Sms yang mungkin bisa membuat kita merenung dan benar adanya cuma kadang kita "kurang" memperhatikan. Atau lain halnya, banyak sms yang mampir lalu kita delete soalnya udah menuhin inbox aje, padahal tuh sms cukup membuat kita "segar". Itulah nasib sms, baca-simpan (bentar)-delete...kacian kacian...
Ok, simak ya...
* Rasulullah SAW bersabda : "puasa pada hari arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.."
* Saudariku...Jika LELAH menyapa dirimu, pejamkan mata dan bayangkan Asma binti Abu Bakar yang sedang memanjat tebing saat berjihad. Jika UJIAN HIDUP membuatmu menangis, pelajarilah ketabahan Asiyah istri Fir'aun. Bila CELAAN menyapa dirimu, hadirkanlah kesabaran Maryam putri Imron. Bila PUTUS ASA membuatmu menyerah, bayangkan Hajar yang berlari dari bukit shafa dan marwah. CINTA pada Rabbi membuat mereka SABAR, TABAH dan KUAT. Mari belajar menjadi seperti mereka.
* Dikirim hanya pada wanita2 yang tersayang dibulan Muharram ini: Ya Allah, wanita yang membaca ini adalah wanita yang sholihah yang cantik, kuat dan sabar. Sayangilah serta kasihilah dia. Tolong bantu tingkatkan kehidupannya, mudahkan rezekinya, sehatkan badannya. Jika dia melangkah mudahkan langkahnya dan selamatkan dia, Amin.
* Ketika kita berhati2 dari dosa, maka Allah akan menjamin semua kehidupan kita. Keajaiban pasti datang. Just like heaven. Waktu adam dulu dimuliakan dan dimanja hanya gara2 1 dosa dia terjebak dalam dunia.

Sebenernya banyak tapi wis tersimpan rapi dalam outbox hehe...itulah sms, baca-simpan-delete. Ok selamat menikmati apa yang menjadi ladang amal kita hari ini. Lakukan dengan hepi dan ikhlas, Allah akan membayar tunai semua kelelahan kita, Insya Allah. Allah Maha Kuasa, yang berada di dalam kekuasaanNya selalu menurut takaran..Jangan jadikan hari kita ternodai dengan sesuatu yang gak penting dan gak pelu.
Sama sama belajar ya untuk menjadi yang lebih baik...
Semangat !!!

Wassalam

Sabtu, 24 Desember 2011

Surat Cinta part 4...

Assalammualaikum...
Gak terasa nih...surat cinta ini dah masuk episode 4 (padahal sebenernya banyak cuman gak pernah di posting aja). Kembali aku persembahkan tulisan ini untuk abina yang makin serius ngapalin kosa kata bahasa mandarin..ni hao ma ?

Ehem...ehem...
Abi sayang, jika mendengar lagu cinta kita (yang itu...tiiit*rahasia), entah itu pagi, siang ato malam, umi selalu "diam" untuk merasakan kau ada...(kau juga begitukan?). Umi gak punya banyak kata2 yang bisa "gombal" tapi umi bisa meluangkan waktu untuk hanya melukiskan bagaimana dan apa yang umi rasakan, itu semua dalam tulisan -**kau tahu bagaimana umi kan ?
Abi sayang, waktu tidak diam dan tidak membiarkan kita terkungkung dalam waktu. Kita biasa saling menyapa hangat, saling memberi semangat setiap harinya...tidak hanya sebelum kau pergi namun hingga sekarang...cuman beda konteks saja. Sekarang kita bisa ber ym-an hingga berjam2 ato ber skype-an hanya memuaskan anak2 ngobrol dan cerita tentang harinya :)
Abi sayang, usia pernikahan kita beranjak matang, berjalan menuju kedewasaan, merangkak ke tingkat kestabilan. Kau membuatku mengerti bagaimana mewarnai pernikahan dengan warna baru, warna indah, warna yang klasik ato warna yang lembut. Kau mengajariku dengan segala kelembutanmu, kau menjagaku hingga umi bisa memejamkan mata dengan tenang, kau membisikkan kata2 sederhana hingga umi merasa istimewa, kau melengkapi kesendirian umi. Syukron shactz...
Abi sayang, jauhnya jarak tidak membuat kita merasa terpisah. Kadang juga ada perasaan "hilang" namun kita tetap pada keinginan kita bersama (janji kita itu...) Kadang, kita terjebak dalam sedih...terkungkung dalam sendiri...terkunci dalam sepi...namun apa begitu terus selama abi jauh dari umi ? Em jawabannya of course not..must move as many obligations that exist for us to do.
Abi sayang, kata semangat terus mengawal hari2 kita. Kita selalu "mendewakan" semangat. Hiasan terindah, mengawali hari dengan semangat. Apa yang kita lakukan jika kita terkungkung dalam kata2 "sepi" ato "sendiri" ?? Ups, kita berdua bukan tipe orang2 yang seperti itu kan ? maaf saja...Jika tidak kita akan berjalan di tempat tanpa ada gairah untuk melanjutkan semua apa yang kita cita2kan bersama...berdua.
Abi sayang, apa yang kita liat dalam diri itulah yang terbaik (bukan sombong) tapi kita harus berani mengambil semua keputusan "penting", ini juga demi kita...(SEMANGAT) Tetaplah selalu untuk istiqomah dalam mencapai cita...raihlah ilmu hingga ke negeri china...haha...bener juga ! --**inget janji abi ya, sesudah abi...giliran umi (ting tig ting)..biar umi yang pilih ya...boleh ya ?? (permohonan yang memaksakan)
Abi sayang, tetaplah semangat !!!
Selalu banyak cinta dan sayang dari kami...
I Love You, Shactz...

Wassalam

Karena ibu...

Assalammualaikum...
Akhirnya lepas juga ide terbaru, setelah semedi yang cukup lama...(dengan semua godaan anak2). Pernah sih kepikiran untuk pergi ke tempat yang sepi (hanya aku dan angin)...biar ajang corat coretnya berhasil. Tapi apa bisa begitu ? em i don't think so...:((
Tema terbaru ini, "Karena ibu..." aku tulis dan aku persembahkan bwt semua ibu2 yang tangguh di dunia ini (maunya posting pas Hari Ibu) Telat ? em gak juga (maksain diri...minus alibi). Tak lupa Met Hari Ibu (yang keberapa yah ?) moga kita yang "berprofesi" sebagai ibu dapat merasakan bahwa nikmatnya menjadi ibu yang sempurna dimata diri sendiri, suami, dan anak2.

Ibu, insan yang dimuliakan..bahkan Rasulullah saja memandang seorang ibu sangatlah istimewa. Bagaimana tidak istimewa, ibu harus menjalankan banyak "tantangan" misalnya jauh sebelum dia menjadi ibu, dia akan mengalami masa menstruasi yang kira2 7 hari (merasakan ketidaknyamanan=itu pasti), setelah menikah dia "terpaksa/dipaksa" hamil, itu juga harus ditanggungnya "sendiri" selama 9 bulan 10 hari (normalnya), setelah melahirkan dia harus berhadapan dengan bayi mungil untuk disusui selama 2 tahun (bagusnya seperti itu), jangan salah setelah melahirkan dia juga "terpaksa" menjalani masa nifas yang kira2 40 hari (biasanya), setelah bayi beranjak besar maka tugas berat akan menanti yaitu mengajari, membimbing, dan mengasuh. Apakah itu yang diinginkan ketika sejak kecil ? soalnya jika ditanya tentang cita2, rata2 anak perempuan (jarang) bilang bahwa dia ingin sebagai ibu yang baik dan sempurna. Cita2 mereka hanya terpaku pada profesi saja. Bener loh ??? Coba deh tanya sama mereka...:)

Ibu, sebagai insan yang lemah kadang dijadikan objek yang "tertindas", perhatikan jika dia "kebetulan" berjodoh dengan laki2 yang melarangnya beraktifitas di luar rumah, maka apa perasaannya ? Atau dia sudah "terpaksa" bekerja diluar rumah, maka ada sesuatu yang hilang, separately with the children which she love some hours. Karena tidak semua ibu yang bekerja di luar rumah itu merasa hepi...banyak kasus yang aku amati. *untung aku tidak bekerja di luar rumah, karena keinginanku sendiri..

Ibu, layaknya pasangan sejiwa dan sehati dengan suaminya, maka akan merasa terlindungi dengan kasih sayang dan perhatian dari suami terkasih. Namun apa yang terjadi jika sang ibu merasa tertekan dengan suami tersayang ? apa yang harus (kita) sebagai ibu lakukan ? jalan yang paling darurat tapi di senangi oleh Allah Sang Punya Kelembutan adalah selalu mendoakan suami agar belajar dari kesalahan.

Ini ada hadiah sms bwt aku pas Hari Ibu kemaren dari seorang sahabat terkasih...
...seorang anak bertanya pada TUHANnya, "Ya Allah kenapa bundaku suka menangis ?" Allah menjawab, "karena bundamu seorang wanita AKU ciptakan ia sebagai mahkluk yang sangat istimewa. AKU kuatkan bahunya untuk menjaga anak2nya. AKU lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman. AKU kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia. AKU teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat orang lain menyerah. AKU beri dia rasa sensitif untuk mencintai anak2nya dalam keadaan apapun. AKU kuatkan batinnya untuk tetap menyayangi meski disakiti oleh suami atau anak2nya sekalipun. AKU beri dia kekuatan untuk mendorong suaminya belajar dari kesalahan. AKU beri dia keindahan untuk melindungi batin suaminya. Bundamu adalah mahkluk yang sangat kuat. Jika suatu saat kau melihatnya menangis, itu karena AKU beri dia air mata yang bisa digunakan sewaktu waktu untuk membasuh luka batinnya sekaligus untuk memberinya kekuatan baru.

Ibu, tanpa adanya dirimu...kami (sebagai anakmu) tidak ada gairah untuk melanjutkan hidup yang sudah dirancang begitu baik oleh Allah Sang Punya Jiwa. Semoga semua kesalahan kecil atau besar yang pernah kami lakukan, kau dapat maafkan setulus hati. Ibu, kau adalah pusat kebahagiaan kami. Ijinkan kami, untuk memberimu kebahagiaan dan kebanggaan untukmu ibuku sayang.

Seberapa besar cinta kasih kita kepada ibu ? Bisakah kita mengukur persentase dan kwalitas kasih sayang kita pada ibu ? Berapa detik, menit, jam dan hari kita menghitung apa saja yang ibu kita lakukan untuk mengurus kita ? Berapa jumlah rupiah yang beliau keluarkan untuk semua keperluan kita ? Berapa lama kita hanya sekedar mengenang hal2 yang indah tentang ibu kita ? Berapa sering kita memandang foto ibu kita yang makin renta ? Itu tidak akan terbayarkan dengan lunas, sampai kapanpun...

...kurasa, aku sedang jatuh hati pada kasih sayang ibu yang telah lelah mengurus, membimbing, merawat serta mengasuhku. Ibu, telah habis kata2 untuk bisa melukiskan bagaimana aku (sebagai anakmu) untuk hanya sekedar berucap terima kasih...Yang pasti, aku (sebagai anakmu) akan selalu mencintaimu  dengan setulus hati. Semoga Allah Sang Punya Ruh, selalu memberkahi sisa hidupmu dengan hati yang tenang dan penuh kebanggaan pada kami (anak2mu)...
Ibu, kami mencintaimu...

Wassalam